Kehabisan stok lakban di tengah jadwal pengiriman bisa menghentikan seluruh proses packing, sementara stok berlebih menyebabkan modal tertahan percuma. Berikut cara sederhana menghitung kebutuhan lakban bulanan agar stok tetap seimbang.
Langkah 1: Hitung rata-rata jumlah kardus per hari
Catat rata-rata jumlah kardus yang di-packing per hari selama satu minggu penuh, termasuk hari dengan volume tertinggi (misalnya menjelang akhir bulan atau musim ramai) untuk mendapat gambaran realistis, bukan hanya hari normal.
Langkah 2: Tentukan pemakaian lakban per kardus
Rata-rata satu kardus standar membutuhkan sekitar 1-1.5 meter lakban untuk penyegelan dasar dan atas. Kardus berukuran besar atau yang memerlukan penyegelan ganda (double taping) bisa membutuhkan hingga 2-3 meter per kardus.
Langkah 3: Konversi ke jumlah roll
Dengan mengetahui panjang roll yang dipakai (misalnya 90 yard atau setara ±82 meter), Anda bisa menghitung estimasi jumlah roll yang dibutuhkan per bulan:
Jumlah roll/bulan = (kardus/hari × meter/kardus × hari kerja) ÷ panjang roll (meter)
Sebagai contoh: 500 kardus/hari × 1.2 meter × 26 hari kerja ÷ 82 meter = sekitar 190 roll per bulan.
Langkah 4: Tambahkan buffer stok 10-15%
Selalu sisakan buffer stok untuk mengantisipasi lonjakan pesanan mendadak atau keterlambatan pengiriman dari supplier, sehingga produksi tidak pernah benar-benar terhenti karena kehabisan lakban.
Langkah 5: Evaluasi rutin tiap 1-3 bulan
Kebutuhan produksi biasanya berubah seiring waktu — evaluasi ulang perhitungan ini secara berkala, terutama setelah ada perubahan volume pesanan atau pergantian jenis kardus yang digunakan.
Butuh konsultasi kebutuhan lakban atau plastik wrapping untuk pabrik Anda?
Konsultasi via WhatsApp